Ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia: Menteri

Ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia: Menteri

Ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia: Menteri

Liga335 – Ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia: Menteri
Berita terkait: Kementerian memperluas akses pasar global untuk kuliner Indonesia
Berita terkait: Indonesia menyusun pedoman AI untuk sektor-sektor ekonomi kreatif
Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) – Ekonomi kreatif telah muncul sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, menciptakan lapangan kerja berkualitas sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal, menurut Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. “”Jika budaya adalah fondasinya, maka penerapan inovasi, teknologi, dan kreativitas pada hasil-hasilnya akan melahirkan ekonomi kreatif,” ujarnya dalam acara East Java Media Summit 2026 di Surabaya pada hari Kamis.Menurutnya, Jawa Timur memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan ekonomi kreatifnya, didukung oleh warisan budaya yang kaya, sumber daya manusia yang terampil, serta ekosistem kreatif yang terus berkembang.

Harsya mencatat bahwa arah pengembangan ekonomi kreatif selaras dengan visi nasional, yang menekankan penciptaan lapangan kerja berkualitas. “Kami w “Ingin menciptakan lapangan kerja berkualitas tinggi. Kata ‘kualitas’ di sini sangat penting karena hal ini membutuhkan keterampilan khusus,” katanya.

Ia berpendapat bahwa jika para pelaku ekonomi kreatif hanya berfokus pada penciptaan lapangan kerja tanpa memperhatikan kualitasnya, maka operasional bisnis mereka akan tertahan pada tingkat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Oleh karena itu, tambahnya, para pelaku ekonomi kreatif harus meningkatkan kapasitas mereka dengan menguasai teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing. Selain meningkatkan keterampilan sumber daya manusia, Harsya menganjurkan pengembangan hilir di industri kreatif dengan memperkuat produk lokal untuk menggeser dominasi asing di pasar domestik.

Menteri tersebut menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di bidang ekonomi kreatif, yang membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Ia menyatakan optimismenya bahwa penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui peningkatan keterampilan, integrasi teknologi digital, dan pengembangan produk hilir Sektor ekonomi kreatif akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus meningkatkan nilai tambah dan daya saing Indonesia di pasar global.Berdasarkan data dari Kementerian Ekonomi Kreatif, total investasi di sektor ekonomi kreatif mencapai Rp183,01 triliun (sekitar US$10,1 miliar) pada tahun 2025—naik 32,23 persen dari Rp138,4 triliun pada tahun sebelumnya, dan merupakan lonjakan tajam dibandingkan dengan Rp89,37 triliun pada tahun 2023.