bp menandatangani tiga Kontrak Bagi Hasil di Indonesia
Liga335 daftar – bp dan para mitranya telah menandatangani tiga Kontrak Bagi Hasil (PSC) di Indonesia, sehingga total partisipasi bp di blok-blok minyak dan gas di negara tersebut menjadi 11. Dua dari PSC tersebut mencakup blok eksplorasi Bintuni dan Drawa, yang terletak di dekat fasilitas Tangguh LNG yang dioperasikan oleh bp di Papua Barat, sehingga membuka potensi pengembangan siklus pendek. bp juga mengonfirmasi partisipasinya dalam blok Barong yang dioperasikan oleh INPEX di Jawa Timur.
Perjanjian-perjanjian tersebut, yang merupakan bagian dari Putaran Lelang Minyak dan Gas Bumi Indonesia 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, ditandatangani hari ini antara bp dan Pemerintah Indonesia, yang diwakili oleh SKK Migas, serta disaksikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia.
Perjanjian-perjanjian ini menunjukkan komitmen kami yang berkelanjutan terhadap keamanan energi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kami sudah memiliki aset-aset kelas dunia di negara ini, dan, jika berhasil, kedekatan dua blok baru ini dengan infrastruktur kami yang sudah ada c “Dapat mendukung pengembangan dan produksi sumber daya ini di masa depan,” kata William Lin, Wakil Presiden Eksekutif Bidang Gas dan Energi Rendah Karbon
“Tahun ini menandai 60 tahun kehadiran bp di Indonesia, dan melalui tim regional kami yang berdedikasi serta fokus berkelanjutan pada keselamatan dan kinerja operasional, kami menantikan kerja sama dengan pemerintah dan mitra-mitra kami untuk terus mendukung ketahanan energi dan tujuan pembangunan negara ini di tahun-tahun mendatang.
”
Kontrak Bagi Hasil (PSC) tersebut ditandatangani pada acara Konvensi & Pameran Asosiasi Perminyakan Indonesia 2026. Di Blok Bintuni dan Drawa, mitra bp terdiri dari CNOOC Southeast Asia Limited, MI Berau B.V.
(sebuah usaha patungan antara INPEX CORPORATION dan Mitsubishi Corporation), serta Indonesia Natural Gas Resources Muturi, Inc. (sebuah perusahaan LNG Jepang). Setelah penandatanganan perjanjian tersebut, bp menjadi mitra dengan kepemilikan 49% di blok Barong bersama dengan INPEX CORPORATION (51%, operator).