Indonesia akan mempertahankan harga bahan bakar bersubsidi hingga tahun 2026
Liga335 daftar – Indonesia akan mempertahankan harga bahan bakar bersubsidi hingga 2026
Harga bahan bakar bersubsidi di Indonesia akan tetap tidak berubah hingga akhir 2026, kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. Dalam pernyataan pada Jumat, ia mengatakan keputusan tersebut diambil sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto setelah kunjungannya ke Rusia dan Prancis. Setelah bertemu presiden, Bahlil mengatakan stabilitas harga didukung oleh pasokan energi nasional yang stabil.
“”Stok kami berada di atas standar minimum, baik solar, bensin, maupun LPG. Berdasarkan arahan presiden, harga bahan bakar bersubsidi tidak akan dinaikkan hingga akhir tahun,” katanya. Dari sudut pandang fiskal, pemerintah menilai kebijakan ini dapat dikelola, karena Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP) tetap di bawah asumsi anggaran, sehingga memberikan ruang fiskal yang cukup untuk mempertahankan harga stabil tanpa membebani masyarakat.”
Hal ini bergantung pada ICP. Jika mencapai US$100, harga bahan bakar tetap dapat dikelola. Saat ini, rata-rata ICP dari Januari hingga saat ini adalah n “Harganya melebihi US$77, sehingga marginnya sekitar US$7,” katanya.
Ia juga mencatat bahwa Indonesia masih bergantung pada impor sekitar 1 juta barel per hari, karena konsumsi mencapai 1,6 juta barel per hari, sementara produksi dalam negeri hanya sebesar 600.000–610.000 barel per hari.
Selain itu, pemerintah terbuka untuk memperluas kerja sama energi dengan Rusia, tidak hanya untuk pasokan minyak mentah tetapi juga untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Ia mengatakan bahwa pembahasan mengenai investasi di kilang minyak dan penyimpanan energi merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat keamanan energi jangka panjang. “”Beberapa investasi mereka telah mendapat respons positif dan siap dilanjutkan.
Namun, masih diperlukan satu atau dua putaran pembahasan lagi, terutama terkait kilang dan penyimpanan. Kami akan mengumumkan hasilnya nanti,” ujarnya. Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas energi sepanjang tahun, memberikan kepastian yang lebih besar bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga energi global.