Rupiah Indonesia mencapai rekor terendah baru; presiden meremehkan dampak harian dari melemahnya nilai tukar
Liga335 – JAKARTA: Nilai tukar rupiah Indonesia merosot ke rekor terendah baru pada Senin (18 Mei) seiring anjloknya pasar saham dan harga minyak global yang mencapai level tertinggi dalam dua pekan, sementara presiden menyatakan bahwa perekonomian tetap kuat dan pelemahan mata uang tersebut tidak akan berdampak pada warga desa karena mereka tidak menggunakan dolar.
Rupiah melemah lebih dari 1 persen ke rekor terendah 17.668 per dolar pada awal perdagangan Senin.
Bahkan sebelum perang di Iran, mata uang dan saham Indonesia sudah berada di bawah tekanan akibat kekhawatiran investor terkait rencana pengeluaran pemerintah, transparansi pasar, dan independensi bank sentral.
Indeks saham utama Jakarta turun lebih dari 4 persen saat perdagangan kembali dibuka setelah libur akhir pekan, setelah penyedia indeks global MSCI menghapus lebih dari selusin perusahaan dari indeks Indonesia-nya pekan lalu.
Pada hari Sabtu, Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai pelemahan rupiah dalam dua acara selama kunjungannya ke provinsi Jawa Timur, dan dalam kedua kesempatan tersebut ia menyatakan bahwa warga desa tidak terpengaruh oleh hal tersebut karena mereka tidak melakukan transaksi dalam dolar AS.
“Selama “Purbaya bisa tersenyum, tak perlu khawatir,” kata Prabowo, merujuk pada menteri keuangannya, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam peluncuran program pemerintah untuk membangun koperasi di desa-desa di seluruh negeri.
“Berapa pun nilai tukar rupiah terhadap dolar, kalian di desa-desa toh tidak menggunakan dolar,” katanya.
“Yakinlah bahwa ekonomi kita kuat, fondasi kita kuat.
Apa pun yang orang katakan, Indonesia itu kuat,” tambahnya.