IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat menjadi 5% pada tahun 2026
Liga335 – Meskipun terjadi perlambatan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan melampaui pertumbuhan ekonomi Malaysia dan Filipina.
Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 5% pada tahun 2026, lebih lambat dibandingkan pertumbuhan sebesar 5,11% yang tercatat tahun lalu.
Dalam laporan World Economic Outlook Update yang dirilis pekan lalu, lembaga global yang memiliki 191 negara anggota ini menyatakan bahwa perkiraan tersebut sejalan dengan proyeksi awalnya yang diterbitkan awal tahun ini.
Akibatnya, IMF mempertahankan proyeksi pertumbuhannya untuk perekonomian Indonesia tanpa perubahan. Ekonomi negara ini kemudian diproyeksikan tumbuh sebesar 5,1% pada tahun 2027.
IMF sebelumnya telah merevisi turun proyeksi pertumbuhannya secara global menjadi 3% untuk tahun 2026 dan 3,4% untuk tahun 2027.
Kedua angka tersebut berada di bawah tingkat pertumbuhan rata-rata sebesar 3,5% yang tercatat pada tahun 2024 dan 2025.
IMF menyatakan bahwa perlambatan tersebut mencerminkan dampak negatif dari konflik di Timur Tengah. Namun, beberapa negara telah mengimbangi sebagian dampak tersebut melalui percepatan pertumbuhan di sektor teknologi, yang didorong oleh permintaan yang lebih kuat a dan didukung oleh penerapan kecerdasan buatan (AI).
Berbeda dengan Indonesia, IMF merevisi proyeksi pertumbuhan ekonominya untuk beberapa negara lain di kawasan Asia-Pasifik, termasuk India dan Filipina.
Proyeksi pertumbuhan India pada tahun 2026 diturunkan sebesar 0,1 poin persentase menjadi 6,4%, sedangkan proyeksi Filipina dipangkas sebesar 0,2 poin persentase menjadi 3,9%.
Sementara itu, negara-negara seperti Malaysia berada dalam posisi yang sama dengan Indonesia, di mana IMF mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonominya untuk tahun 2026 dan 2027 tanpa perubahan.