Maskapai penerbangan dalam status “peringatan merah” karena letusan gunung berapi yang memuntahkan abu panas ke langit.

Maskapai penerbangan dalam status "peringatan merah" karena letusan gunung berapi yang memuntahkan abu panas ke langit.

Maskapai penerbangan dalam status "peringatan merah" karena letusan gunung berapi yang memuntahkan abu panas ke langit.

  • Gunung Sinabung di Pulau Sumatra, Indonesia, meletus pada Senin dan memuntahkan kolom abu setinggi lebih dari 16.400 kaki ke atmosfer serta awan panas yang mengalir turun di lerengnya. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tidak ada korban jiwa atau luka-luka akibat letusan pagi itu. Gunung berapi ini, salah satu dari tiga gunung berapi yang saat ini meletus di Indonesia, telah dormant selama empat abad sebelum meletus pada 2010 dan menewaskan dua orang. Letusan lain pada 2014 menewaskan 16 orang, sementara tujuh orang tewas dalam letusan pada 2016. Seorang pria Indonesia mengambil foto Gunung Sinabung saat gunung berapi tersebut memuntahkan abu vulkanik tebal ke udara di Karo, Sumatra Utara, pada 19 Februari 2018. Getty Juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan awan abu panas menjangkau hingga 16.000 kaki ke arah selatan. Pusat Penasihat Abu Vulkanik Regional di Darwin, Australia, mengeluarkan “peringatan merah” kepada maskapai penerbangan. Sekitar 30.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka di sekitar gunung dalam beberapa tahun terakhir. Gunung Sinabung termasuk di antara lebih dari 120 gunung berapi aktif di Indonesia. Anoes di Indonesia, yang rentan terhadap gempa bumi akibat lokasinya di Cincin Api Pasifik, sebuah busur gunung berapi dan patahan yang mengelilingi cekungan Pasifik.