Kondisi ekonomi Indonesia yang kokoh menarik perhatian global: Menteri

Kondisi ekonomi Indonesia yang kokoh menarik perhatian global: Menteri

Kondisi ekonomi Indonesia yang kokoh menarik perhatian global: Menteri

Liga335 – Kondisi ekonomi Indonesia yang kokoh menarik perhatian global: Menteri Berita terkait: Pemerintah Indonesia akan memberikan insentif kepada daerah untuk menghilangkan kemiskinan ekstrem Jakarta (ANTARA) – Kesuksesan Indonesia dalam mencapai tingkat inflasi, kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi yang menguntungkan secara bersamaan telah menarik perhatian internasional, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.Saat ini, tingkat inflasi kita mungkin yang terendah dibandingkan dengan negara-negara lain di ASEAN dan G20, memicu iri hati banyak negara,” ujarnya, merujuk pada tingkat inflasi Indonesia pada Januari 2025 sebesar 0,76 persen year-on-year.Berbicara dalam Forum Investasi Mandiri 2025 di Jakarta pada Selasa, Indrawati menegaskan bahwa tingkat inflasi yang rendah merupakan hasil dari kebijakan moneter dan fiskal pemerintah yang efektif.

Menjelaskan pendekatan fiskal, menteri tersebut mencatat bahwa insentif yang ditawarkan kepada pemerintah daerah yang berhasil mengendalikan inflasi telah berkontribusi pada tingkat inflasi yang baik di tingkat nasional.Dia lanjut. Dia menyatakan bahwa kebijakan fiskal telah membantu menstabilkan harga barang-barang pokok seperti beras, ayam, dan telur.

Dalam hal ini, bendahara negara menekankan bahwa ketersediaan komoditas-komoditas tersebut bagi rumah tangga tidak boleh diabaikan, karena dia yakin bahwa barang-barang pokok ini sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi suatu negara. Dia kemudian menyoroti bahwa Indonesia telah berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonominya sambil menekan tingkat kemiskinan dan pengangguran.Kombinasi antara pertumbuhan ekonomi tinggi, harga stabil atau inflasi rendah, dan penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan merupakan prestasi yang jarang terjadi di negara lain,” ia menekankan.

Ia berpendapat bahwa, berbeda dengan Indonesia, negara lain cenderung mengalami tren positif hanya di bidang tertentu, seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, kemiskinan, atau lapangan kerja.”Perlu dicatat bahwa mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi, inflasi rendah, dan penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan secara bersamaan merupakan prestasi yang luar biasa,” ia e menyatakan. Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,03 persen, dengan tingkat kemiskinan sebesar 8,57 persen pada September dan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,91 persen pada Agustus, menurut Badan Pusat Statistik (BPS).