Jenis Garam yang Menurut Ahli Gizi Lebih Baik bagi Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering dikaitkan dengan konsumsi garam berlebih. Menurut para ahli gizi, yang paling berpengaruh terhadap tekanan darah adalah kadar natrium, bukan warna atau jenis garamnya.

Lalu, jenis garam apa yang dinilai lebih baik untuk tekanan darah?


1️⃣ Garam Rendah Natrium (Low Sodium Salt)

Ahli gizi umumnya merekomendasikan garam rendah natrium bagi penderita hipertensi. Garam ini mengandung lebih sedikit natrium karena sebagian diganti dengan kalium.

🔎 Kenapa lebih baik?

  • Natrium berlebih meningkatkan tekanan darah.

  • Kalium membantu menyeimbangkan efek natrium dalam tubuh.

  • Cocok untuk orang dengan tekanan darah tinggi (dengan pengawasan medis).

⚠️ Catatan penting:
Garam jenis ini tidak cocok untuk penderita gangguan ginjal atau mereka yang harus membatasi asupan kalium. Konsultasi dokter tetap diperlukan.


2️⃣ Garam Beryodium (Garam Dapur Biasa)

Banyak orang mengira garam biasa lebih buruk. Faktanya, garam beryodium aman dikonsumsi selama jumlahnya dibatasi.

Menurut rekomendasi kesehatan global:

  • Batas aman konsumsi natrium sekitar 2.000 mg per hari

  • Setara kurang lebih 1 sendok teh garam

Masalahnya bukan pada jenisnya, tetapi pada jumlah yang dikonsumsi.


3️⃣ Garam Himalaya atau Garam Laut

Garam himalaya dan garam laut sering dipasarkan sebagai “lebih sehat”. Namun, menurut ahli gizi:

  • Kandungan natriumnya hampir sama dengan garam biasa

  • Mineral tambahannya sangat kecil jumlahnya

  • Tidak terbukti signifikan menurunkan tekanan darah

Artinya, meskipun terlihat alami, efeknya terhadap tekanan darah tidak jauh berbeda.


Jadi, Mana yang Paling Baik?

✔ Untuk tekanan darah: garam rendah natrium lebih direkomendasikan
✔ Untuk masyarakat umum: batasi jumlah garam apa pun jenisnya
✔ Fokus utama: pola makan seimbang, bukan sekadar mengganti jenis garam


Tips Menjaga Tekanan Darah Selain Mengurangi Garam

  • Perbanyak konsumsi sayur dan buah

  • Kurangi makanan olahan dan instan

  • Rutin berolahraga

  • Cukup tidur dan kelola stres

  • Cek tekanan darah secara berkala


Kesimpulan

Menurut ahli gizi, bukan warna atau asal garam yang menentukan, melainkan kadar natrium dan jumlah yang dikonsumsi. Jika ingin pilihan yang lebih ramah untuk tekanan darah, garam rendah natrium bisa menjadi alternatif — tentu dengan pengawasan medis bila diperlukan.