Indonesia Siapkan Insentif untuk Distribusi Pangan
Slot online terpercaya – TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan insentif untuk distribusi pangan guna mengurangi ketimpangan harga di daerah terpencil. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyatakan bahwa harga pangan yang tinggi di daerah terpencil bukan disebabkan oleh manipulasi harga, melainkan biaya logistik yang tinggi.
“Bukan karena ada yang menaikkan harga, tetapi biaya transportasi dan distribusi memang tinggi,” kata Sudaryono saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Pangan di Jakarta pada Senin, 12 Januari 2026. Sudaryono menyatakan bahwa negara perlu memberikan insentif untuk memastikan harga pangan yang sama di daerah terpencil dan wilayah lain. Ia mengatakan kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan keadilan pangan, terutama bagi masyarakat di daerah dengan akses logistik yang terbatas.
Ia menekankan bahwa kebijakan ini mendesak karena langsung berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat. “Ini tentang mata pencaharian masyarakat,” katanya. Namun, ia belum menjelaskan secara rinci mekanisme pemberian insentif tersebut.
Koordin Menteri Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa pengendalian harga dan pengelolaan pasokan pangan akan terus dilanjutkan di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, terutama untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan menjelang Ramadan. Zulkifli menyebutkan bahwa pemantauan harga akan dilakukan di berbagai wilayah, termasuk daerah yang terkena bencana. Menurutnya, situasi di Aceh terlihat stabil meskipun menghadapi gangguan akibat bencana.
“Saya baru saja kembali dari Aceh dua hari yang lalu, pasokan di Aceh aman. Bahkan di Tamiang, saya masuk ke pasar dan sudah ramai. Jadi pangan tersedia lengkap,” katanya.