Indonesia mencatat penjualan lebih dari 803.000 mobil pada tahun 2025.
Taruhan bola – TEMPO.CO, Jakarta – Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan mobil grosir (penjualan dari pabrik ke dealer) sebanyak 803.687 unit sepanjang tahun 2025, turun 7,2 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 865.
723 unit. Penjualan eceran (dari dealer ke konsumen) pada tahun 2025 juga mengalami penurunan sebesar 6,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, dengan total 889.680 unit.
“Penjualan mobil grosir pada tahun 2025 mencapai 803.687 unit, dan penjualan ritel 833.692 unit,” kata Ketua Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dikonfirmasi pada Jumat, 9 Januari 2026.
Menurut data Gaikindo, penjualan grosir mobil mengalami pertumbuhan sebesar 26,9 persen pada Desember 2025 dibandingkan dengan November, dengan total 74.131 unit. Penjualan ritel pada Desember 2025 juga meningkat sebesar 18,3 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya, mencapai 79.
348 unit. Penjualan grosir mobil pada Desember 2025, yang mencapai 94.100 unit, menunjukkan peningkatan sebesar 25,7 persen dibandingkan dengan Desember 2024, yang berjumlah 74.
853 unit. Penjualan ritel pada Desember 2025, yang mencapai 93.833 unit, meningkat sebesar 22,7 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Hingga Desember 2024, jumlahnya mencapai 76.473 unit. Namun, berdasarkan data yang sama, tiga merek Jepang menduduki posisi teratas dalam penjualan grosir dan ritel sepanjang tahun 2025.
Peringkat penjualan grosir teratas dipegang oleh Toyota (250.431 unit), Daihatsu (130.677 unit), dan Mitsubishi Motors (71.
781 unit). Sementara itu, penjualan ritel didominasi oleh Toyota (258.923 unit), Daihatsu (137.
835 unit), dan Honda (71.233 unit). Di sisi lain, merek-merek China teratas tahun ini meliputi Build Your Dreams (BYD), dengan penjualan grosir tertinggi sebesar 46.
711 unit. Disusul oleh Chery dengan 19.391 unit dan Wuling dengan 18.
605 unit. Dalam penjualan ritel, BYD menjual 44.342 unit, Wuling 20.
607 unit, dan Chery 19.485 unit. Merek Asia Tenggara satu-satunya, VinFast, mencatat penjualan grosir sebesar 10.
886 unit. Penjualan ritel produsen Vietnam ini mencapai 10.630 unit.