Indonesia memperkuat cadangan pangan seiring mendekatnya fenomena El Niño yang ekstrem
Slot online terpercaya – Indonesia memperkuat cadangan pangan menjelang ancaman El Niño ekstrem
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan bahwa pemerintah Indonesia sedang memperkuat cadangan pangan nasional sebagai antisipasi terhadap potensi terjadinya El Niño ekstrem, yang kadang-kadang disebut sebagai “Godzilla El Niño,” guna menjaga pasokan pangan dan stabilitas harga. ““Kami memantau dengan cermat potensi terjadinya ‘Godzilla El Niño’ dan memastikan bahwa cadangan pangan pemerintah terus diperkuat,” kata Wakil Kepala Bapanas Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, I Gusti Ketut Astawa, di sini pada hari Rabu.Fenomena tersebut, yang mungkin diperparah oleh fenomena Dipol Samudra Hindia (IOD) positif, diperkirakan akan membawa musim kemarau yang lebih panjang dan kering di beberapa wilayah Indonesia.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan kedua fenomena tersebut berpotensi terjadi bersamaan mulai April. Astawa mengatakan bahwa mempertahankan cadangan pangan yang kuat, dengan prioritas menyerap produksi dalam negeri, akan memungkinkan pemerintah untuk meluncurkan program intervensi pangan secara cepat dan akurat terutama selama terjadi anomali cuaca. Menurut data Bapanas per 25 Maret, stok bahan pangan pokok dalam cadangan pemerintah, yang dikelola oleh badan usaha milik negara termasuk Perum Bulog dan ID FOOD, masih mencukupi, dengan beras sebagai porsi terbesar.
Cadangan komoditas lainnya juga terus diperkuat, termasuk jagung, minyak goreng, gula konsumsi, daging sapi dan kerbau, serta ayam dan telur.Cadangan beras pemerintah yang dikelola oleh perusahaan logistik milik negara Bulog saat ini mencapai sekitar 4,08 juta ton, naik 77,8 persen dari 2,29 juta ton pada Maret 2025. Cadangan jagung pemerintah mencapai sekitar 144.
000 ton, sebagian besar dipasok dari dalam negeri. Pembelian jagung dalam negeri telah mencapai 101.960 ton sepanjang tahun ini.
““Perlu dicatat bahwa Indonesia tidak mengimpor jagung pakan sejak 2025,” kata Astawa. Sementara itu, cadangan pangan pemerintah lainnya meliputi 95.000 kiloliter minyak goreng, 50.
000 ton gula konsumsi, 11.000 ton daging sapi dan kerbau, serta 39 ton daging ayam .daging, dan 62 ton telur.
BRIN telah menjelaskan bahwa fenomena “Godzilla El Niño” menggambarkan potensi terjadinya El Niño yang sangat kuat, yang mengarah pada prediksi musim kemarau yang jauh lebih panjang dan kering. Indonesia berpotensi menghadapi periode berkepanjangan dengan langit cerah tanpa awan dan curah hujan yang sangat minim. Namun, dampak-dampak ini mungkin tidak merata di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam hal ini, BRIN mengimbau kementerian dan lembaga terkait untuk memulai upaya mitigasi, khususnya dengan mempertimbangkan risiko kekeringan di wilayah selatan Indonesia dan potensi banjir di wilayah timur laut, seperti Sulawesi, Halmahera, dan Maluku.