Indonesia memfokuskan diri pada pembiayaan untuk proyek pembangunan kapal yang didukung Inggris

Indonesia memfokuskan diri pada pembiayaan untuk proyek pembangunan kapal yang didukung Inggris

Indonesia memfokuskan diri pada pembiayaan untuk proyek pembangunan kapal yang didukung Inggris

Liga335 daftar – Indonesia fokus pada pembiayaan proyek pembangunan kapal yang didukung Inggris
Berita terkait: Indonesia membahas sistem keamanan maritim dengan Inggris
Jakarta (ANTARA) – Rencana Indonesia untuk mengembangkan sekitar 1.500 kapal penangkap ikan di bawah Program Kemitraan Maritim (MPP) dengan Inggris masih berada pada tahap awal, dengan fokus pada opsi pembiayaan, kata seorang menteri Indonesia. Berbicara setelah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada hari Selasa, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan bahwa implementasi akan memakan waktu, karena memerlukan perencanaan lintas kementerian dan proses administratif.

Ia menjelaskan bahwa urusan pembiayaan akan ditangani terlebih dahulu oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, kemudian oleh Kementerian Keuangan. Trenggono menambahkan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan menerjemahkan rencana tersebut menjadi proyek konkret setelah pembiayaan diselesaikan. Selain pembiayaan, ia mencatat bahwa KKP telah meluncurkan analisis untuk menilai kesiapan Kesiapan industri galangan kapal Indonesia untuk mendukung MPP.

Ia berharap persiapan dapat diselesaikan secepatnya agar selaras dengan jangka waktu dua tahun kemitraan bilateral tersebut. Pemerintah Indonesia dan Inggris menandatangani kesepakatan kerja sama maritim selama kunjungan Presiden Prabowo ke London pada Januari lalu. Setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, presiden mengumumkan bahwa Inggris telah setuju untuk membantu Indonesia dalam meningkatkan kapasitas angkatan laut dan membangun 1.

500 kapal penangkap ikan guna memperkuat ketahanan pangan. ““Mereka akan mendukung rencana kami untuk membangun 1.500 kapal penangkap ikan, karena kami ingin berinvestasi dalam skala besar,” kata Prabowo kepada media di Lancaster House, London, pada 20 Januari.

Ia menegaskan bahwa melengkapi nelayan Indonesia dengan kapal yang lebih andal merupakan kunci untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan dan menaikkan tingkat konsumsi protein di kalangan masyarakat. “Kami sangat puas dengan kemitraan maritim ini. Saya yakin ini akan menjadi bagian penting dari pembangunan “dari perekonomian maritim kita,” tambahnya.

Keesokan harinya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa pemerintah memperkirakan inisiatif pembangunan kapal bilateral ini akan menciptakan sekitar 600.000 lapangan kerja di seluruh negeri.