Indonesia membantah adanya hubungan antara pemberian kapal induk dengan pembelian senjata.
Taruhan bola – TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Pertahanan Indonesia membantah kabar tentang adanya kontrak pembelian terkait pemberian kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia. Informasi yang beredar di media sosial menyarankan bahwa pemberian kapal tersebut dimaksudkan untuk mendukung pembelian peralatan pertahanan.
“Pemberian kapal induk Giuseppe Garibaldi tidak terkait dengan kewajiban untuk membeli peralatan pertahanan tertentu,” kata Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, kepada Tempo pada Selasa, 3 Maret 2026. Dia menjelaskan bahwa sebelum rencana pemberian kapal induk tersebut, pemerintah Indonesia telah menjalin kerja sama dan pengadaan peralatan pertahanan dengan otoritas Italia. “Oleh karena itu, tidak ada kewajiban untuk membeli peralatan pertahanan dalam hibah ini,” kata Rico.
Pembahasan mengenai kontrak pembelian peralatan pertahanan yang terkait dengan hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi muncul. Diunggah di media sosial. Akun @aledeniz mencuit bahwa otoritas Italia telah mengajukan dekrit ke parlemen yang akan memungkinkan transfer kapal ke Indonesia secara gratis.
Pengelola akun tersebut melanjutkan dengan menyatakan dalam dokumen terlampir bahwa pemerintah Italia telah memberitahu parlemennya bahwa transfer gratis tersebut dimaksudkan untuk mendukung beberapa kontrak di masa depan. “(Pembelian) 6 kapal selam dan 6 pesawat dengan nilai total €1,53,” cuit akun X @aledeniz, seperti yang dilihat Tempo pada Senin, 2 Maret 2026. Bantuan tersebut diberikan melalui mekanisme pemerintah ke pemerintah.
Kapal induk pesawat tempur bekas Angkatan Laut Italia yang berukuran 180,2 meter harus terlebih dahulu menjalani kesiapan teknis, termasuk perbaikan dan modernisasi di Italia. Anggaran yang diperlukan untuk hal ini diperkirakan mencapai IDR 7,5 triliun. Keinginan Prabowo untuk memperoleh kapal induk pesawat tempur Giuseppe Garibaldi telah terlihat sejak Presiden Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Saat itu, Prabowo mengunjungi Italia untuk membahas modernisasi. Peralatan pertahanan Indonesia pada akhir tahun 2022. Agenda ini berlanjut ketika Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia, Jenderal Muhammad Ali, secara langsung memeriksa kapal induk tersebut.
Kapal induk Giuseppe Garibaldi direncanakan tiba di Indonesia sebelum perayaan hari jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 5 Oktober. Kapal tersebut akan ditugaskan untuk mendukung tugas Angkatan Laut Indonesia dalam operasi perang maupun non-perang. Dani Aswara berkontribusi dalam artikel ini.