Gempa bumi di Indonesia: Pulau Lombok terangkat 25 cm, temuan para ilmuwan.
Liga335 – Burung-burung bertengger di atas rumah-rumah yang rusak akibat gempa di Lombok Utara, yang paling parah terdampak oleh gempa kuat yang terjadi pada Minggu malam. Burung-burung bertengger di atas rumah-rumah yang rusak akibat gempa di Lombok Utara, yang paling parah terdampak oleh gempa kuat yang terjadi pada Minggu malam. Kredit: AP Para ilmuwan mengatakan gempa kuat di Indonesia yang menewaskan lebih dari 300 orang telah mengangkat pulau yang terkena dampaknya hingga 25 sentimeter.
Menggunakan gambar satelit Lombok dari hari-hari setelah gempa 5 Agustus, ilmuwan dari NASA dan proyek pemetaan cepat bersama Institut Teknologi California membuat peta deformasi permukaan dan mengukur perubahan di permukaan pulau. Di bagian barat laut pulau dekat pusat gempa, patahan yang retak mengangkat tanah sebesar seperempat meter. Di tempat lain, tanah turun sebesar 5-15 sentimeter.
Baca lebih lanjut Sekitar 270.000 orang menjadi tunawisma atau terpaksa mengungsi setelah gempa bumi yang merusak dan menghancurkan sekitar 68.000 rumah.
NASA mengatakan pengamatan satelit dapat membantu otoritas Menanggapi gempa bumi dan bencana alam atau buatan manusia lainnya. Ikon Kamera Grafik ini yang disediakan oleh NASA menunjukkan peta data satelit baru yang dihasilkan oleh para ilmuwan dari proyek Advanced Rapid Imaging and Analysis (ARIA) NASA/Caltech, yang menampilkan deformasi tanah di pulau resor Lombok. Kredit: AP
Hampir seminggu setelah gempa berkekuatan 7,0, Lombok masih dalam keadaan terguncang, namun tanda-tanda normalitas mulai kembali.
Warga desa yang taat beragama mulai merencanakan penggantian sementara untuk masjid-masjid yang hancur. Di Tanjung, salah satu distrik terparah di bagian utara pulau yang paling terdampak, pasar makanan dibuka pada Sabtu dan warga membeli sayuran dan ikan. Beberapa toko juga buka meskipun berada di bangunan yang rusak.
“Saya harus meminjam uang dari seseorang untuk membeli bunga morning glory yang akan dijual kembali di sini,” kata Natbudi, salah satu pedagang pasar. “Jika saya hanya tinggal di kamp dan tidak datang ke sini untuk berjualan, maka saya tidak punya uang untuk membeli beras.” Lombok, destinasi wisata populer namun kurang berkembang.
Lebih parah daripada Bali tetangganya, pulau ini dilanda tiga gempa kuat dalam waktu kurang dari dua minggu dan telah mengalami lebih dari 500 gempa susulan. Gempa pada 29 Juli menewaskan 16 orang. Gempa susulan dengan magnitudo 5,9 pada Kamis menyebabkan kepanikan, kerusakan lebih lanjut, dan lebih dari dua puluh luka-luka.
Seorang warga desa, Sunarto, yang sedang membeli ikan di pasar darurat, mengatakan bahwa melakukan hal biasa adalah suatu kelegaan. “Saya merasa senang dan bersyukur kepada Tuhan bahwa akhirnya pasar dibuka,” katanya. “Kami bisa membeli kebutuhan kami sambil menunggu situasi kembali normal, meskipun kami masih khawatir.
”
Indonesia rentan terhadap gempa bumi karena lokasinya di “Cincin Api,” sebuah busur gunung berapi dan patahan di cekungan Pasifik. Pada Desember 2004, gempa bumi berkekuatan 9,1 di lepas pantai Sumatra memicu tsunami yang menewaskan 230.000 orang di belasan negara.