Berita Teratas Hari Ini: Bank Dunia Mengingatkan Banjir di Sumatra Berpotensi Mengganggu Ekonomi Indonesia
Liga335 – TEMPO.CO, Jakarta – Tempo English merangkum tiga berita teratas pada Rabu, 17 Desember 2025. Berikut ini adalah sorotan utamanya: Bank Dunia memperingatkan banjir di Sumatra dapat berdampak pada ekonomi Indonesia; Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan 5 persen untuk Indonesia pada 2026; dan Prabowo mendorong penanaman kelapa sawit di Papua untuk biofuel.
Berikut adalah daftar 3 berita teratas di Tempo English hari ini: 1. Bank Dunia Peringatkan Banjir di Sumatra Bisa Dampak Ekonomi Indonesia TEMPO.CO, Jakarta – Banjir bandang dan longsor di beberapa wilayah Sumatra, Indonesia, telah menjadi sorotan Bank Dunia.
Menurut lembaga tersebut, bencana yang terjadi sejak akhir November 2025 di beberapa wilayah Sumatra, termasuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, berpotensi memberikan dampak negatif terhadap ekonomi Indonesia. Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste, David Knight, mengatakan bahwa bencana banjir merupakan bagian dari risiko downside bagi pertumbuhan ekonomi nasional menjelang akhir 2025. “Terkait dengan ris ks, yang merupakan risiko downside, bencana alam seperti banjir di Sumatra dan juga di beberapa lokasi lain akan berdampak negatif pada aktivitas ekonomi di Indonesia,” kata David dalam peluncuran laporan Indonesia Economic Prospects (IEP) di Gedung Energi, Jakarta, pada Selasa, 16 Desember 2025, seperti dikutip oleh Antara.
Klik di sini untuk membaca lebih lanjut 2. Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan 5 Persen untuk Indonesia pada 2026 TEMPO.CO, Jakarta – Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5 persen pada 2025–2026, sebelum secara bertahap naik menjadi 5,2 persen pada 2027.
Proyeksi ini dirilis dalam edisi Desember 2025 laporan Indonesia Economic Prospects (IEP). “Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, ekonomi Indonesia tetap cukup tangguh. Pertumbuhan PDB tetap sekitar 5 persen per tahun, setara dengan tahun-tahun sebelumnya dan lebih tinggi dari rata-rata negara berpendapatan menengah,” kata Carolyn Turk, Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timur Ti mor, di Jakarta pada Selasa, 16 Desember 2025, seperti dilaporkan oleh Antara.
Klik di sini untuk membaca lebih lanjut 3. Prabowo Mendorong Penanaman Kelapa Sawit di Papua untuk Bahan Bakar Biofuel TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Indonesia Prabowo Subianto memanggil para bupati Papua, tokoh-tokoh Papua, dan Komite Eksekutif untuk Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus di Papua ke Istana Kepresidenan di Jakarta pada Selasa, 16 Desember 2025.
Selama pertemuan yang berlangsung dua jam, Prabowo membahas berbagai isu pembangunan di Papua dengan enam gubernur dan 42 bupati. Salah satu instruksinya adalah mendorong penanaman kelapa sawit di Papua untuk memproduksi bahan bakar minyak alternatif sebagai pengganti bahan bakar fosil. “Nantinya, kami berharap kelapa sawit juga akan ditanam di Papua untuk memproduksi biofuel dari kelapa sawit,” kata Prabowo.