Duta Besar Kuwait berharap Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) antara Indonesia dan GCC dapat disepakati pada akhir tahun 2026
Taruhan bola – Duta Besar Kuwait berharap Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-GCC dapat disepakati pada akhir 2026
Kuwait berharap Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dapat ditandatangani pada akhir 2026, sebuah langkah yang dipandang akan mendorong perdagangan dan investasi antara Indonesia dan negara-negara Teluk, kata Duta Besar Khalid Jassim Al-Yassin.Saat berkunjung ke Pusat Warisan ANTARA di Jakarta pada hari Selasa, Al-Yassin mengatakan bahwa negosiasi telah berjalan lancar dan perjanjian tersebut berada di jalur yang tepat untuk diselesaikan tahun ini. “Negosiasi telah berjalan dengan sukses, dan kami berharap Perjanjian Perdagangan Bebas tersebut dapat ditandatangani pada akhir tahun ini,” kata Al-Yassin dalam wawancara dengan ANTARA.
Ia mengatakan perjanjian tersebut akan menciptakan peluang yang lebih luas bagi kerja sama ekonomi antara Kuwait dan Indonesia. Al-Yassin mengidentifikasi sektor energi, keamanan, transportasi, dan bahan baku sebagai bidang-bidang yang memiliki potensi kuat untuk kerja sama bilateral yang lebih mendalam. Ia juga mengatakan Kuwait berupaya memperluas kerja sama di bidang investasi, penerbangan, teknologi informasi, pendidikan, dan budaya.
perdagangan. Kuwait menganggap perdagangan internasional sebagai prioritas strategis karena iklimnya yang gersang membatasi produksi pertanian, sehingga negara ini sangat bergantung pada impor pangan.Minyak tetap menjadi komoditas ekspor utama Kuwait, dengan sebagian besar produksinya diekspor ke pasar-pasar Asia, termasuk Indonesia, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan India.
Selama kunjungannya pada hari Selasa, Al-Yassin bertemu dengan Direktur Utama ANTARA Benny Siga Butarbutar untuk membahas penguatan kerja sama media.Pembicaraan tersebut mencakup potensi kerja sama pertukaran berita antara ANTARA dan Kantor Berita Kuwait (KUNA).