Anak panda asal Indonesia tumbuh dengan baik pada usia 40 hari

Anak panda asal Indonesia tumbuh dengan baik pada usia 40 hari

Liga335 – Taman Konservasi Indonesia pada hari Selasa merilis sebuah video yang memperlihatkan perkembangan seekor anak panda raksasa, 40 hari setelah kelahirannya di negara tersebut. Panda yang diberi nama Satrio Wiratama dan dijuluki “Rio” itu diperiksa untuk pertama kalinya di luar inkubator sementara para dokter hewan di Taman Safari Indonesia di Cisarua, Provinsi Jawa Barat, mengukur tubuhnya. Video tersebut memperlihatkan pertumbuhan Rio dari bayi mungil berwarna merah muda menjadi panda berbulu hitam dan putih.

“Anak panda ini berkembang dengan sehat dan tumbuh dengan sangat baik. Berat badannya telah meningkat sebesar 46% selama 30 hari terakhir, sementara panjang tubuhnya meningkat sebesar 95%,” kata Bongot Huaso Mulia, seorang dokter hewan yang memantau perkembangan Rio. Rio lahir pada 27 November dari Hu Chun, seekor betina dewasa berusia 15 tahun, dan Cai Tao.

Pasangan ini tiba di Indonesia pada tahun 2017 melalui kemitraan konservasi selama 10 tahun dengan Tiongkok. Mereka tinggal di kandang yang dibangun khusus untuk mereka di taman tersebut, sekitar 43 mil dari Jakarta. Kelahiran Rio merupakan hasil dari inseminasi buatan keempat, kata Muli a.

“Jadi, kami mencoba perkawinan alami empat kali terlebih dahulu, dilanjutkan dengan empat putaran inseminasi buatan. Itu benar-benar tidak mudah,” kata Mulia. Panda secara luas dianggap sebagai maskot tidak resmi Tiongkok, dan peminjaman hewan-hewan ini ke kebun binatang di luar negeri telah lama dipandang sebagai alat “diplomasi panda” yang merupakan bagian dari soft power Beijing.

Panda raksasa sulit berkembang biak, sehingga kelahiran anak panda selalu disambut dengan sangat gembira. Jumlah panda raksasa yang hidup di habitat liarnya yang tersisa di provinsi Sichuan, Shaanxi, dan Gansu, Tiongkok, kini kurang dari 1.900 ekor.

“Inilah momen yang telah kami tunggu-tunggu. Setelah bertahun-tahun kerja keras, akhirnya impian ini menjadi kenyataan. Bayi panda ini kini menjadi bagian dari keluarga panda global,” kata Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong.