Gunung berapi di Indonesia: Mengapa lava dari gunung berapi aktif INI bersinar sangat terang…

Gunung berapi di Indonesia: Mengapa lava dari gunung berapi aktif INI bersinar sangat terang...

Gunung berapi di Indonesia: Mengapa lava dari gunung berapi aktif INI bersinar sangat terang…

Taruhan bola – Pekerjaan berbahaya dalam penambangan belerang di Gunung Kawah Ijen, Jawa, Indonesia. Gunung Kawah Ijen yang masih aktif merupakan bagian dari kompleks gunung berapi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa. Kompleks ini terletak di dalam kawah Ijen dengan Gunung Merapi sebagai titik tertinggi dan danau kawah paling asam yang diketahui di dunia.

Ini adalah salah satu gunung berapi paling unik di dunia karena alih-alih menghasilkan lava merah dan asap hitam seperti biasa, aktivitas bawah tanahnya menghasilkan nyala api biru cerah yang membumbung ke udara. Dapatkan berita sains terbaru dari alam, kesehatan, teknologi, dan bidang lainnya. Berlangganan Alamat email tidak valid Kami menggunakan pendaftaran Anda untuk menyediakan konten sesuai persetujuan Anda dan untuk meningkatkan pemahaman kami tentang Anda.

Hal ini mungkin mencakup iklan dari kami dan pihak ketiga berdasarkan pemahaman kami. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja. Baca Kebijakan Privasi kami Namun, meskipun nyala api biru tersebut mungkin memberi kesan lava beku yang memancar dari gunung berapi, sebenarnya itu bukanlah lava sama sekali yang menyebabkan p fenomena.

Artikel berlanjut di bawah IKLAN Fotografer asal Paris, Olivier Grunewald, menghabiskan waktu bertahun-tahun mendokumentasikan pemandangan yang menakjubkan ini. Ia mengatakan kepada National Geographic: “Cahaya biru ini — yang tidak biasa bagi sebuah gunung berapi — tentu saja bukanlah lava, seperti yang sayangnya sering tertulis di banyak situs web.” Cahaya tersebut sebenarnya berasal dari pembakaran gas belerang, jelas Grunewald.

Artikel berlanjut di bawah IKLAN Gunung berapi Indonesia: Kawah Ijen juga dikenal sebagai ‘gunung berapi biru’ Gas-gas tersebut keluar dari celah-celah gunung berapi dengan tekanan dan suhu tinggi. Artikel berlanjut di bawah IKLAN Saat bersentuhan dengan udara, gas-gas tersebut menyala, memancarkan api setinggi hingga 16 kaki. Beberapa gas mengembun menjadi belerang cair, “yang terus terbakar saat mengalir menuruni lereng,” kata Grunewald, “sehingga memberikan kesan seperti aliran lava.”

Dan ini bukanlah satu-satunya gunung berapi yang menunjukkan fenomena langka ini, meskipun tercatat sebagai yang paling sering disaksikan. Cynthia Werner, seorang re Seorang ahli geologi dari Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) di Observatorium Gunung Berapi Alaska mengatakan kepada National Geographic bahwa foto-foto Grunewald memperlihatkan fenomena yang tidak biasa. Gunung berapi di Indonesia: Cahaya tersebut sebenarnya berasal dari pembakaran gas belerang.

Gunung berapi di Indonesia: Ini adalah salah satu gunung berapi paling unik di dunia. Ia mengatakan: “Saya belum pernah melihat aliran belerang sebanyak ini di sebuah gunung berapi.” Werner mencatat bahwa kebakaran hutan di Taman Nasional Yellowstone telah menyebabkan “sungai” serupa karena panas dari api melelehkan belerang di sekitar ventilasi hidrotermal.

Dia mengatakan: “Saat Anda pergi ke Yellowstone, Anda dapat melihat jejaknya sebagai garis-garis hitam.” Api vulkanik biru telah dijelaskan sejak zaman kuno di Italia, di lereng selatan Gunung Vesuvius dan di pulau Vulcano, menurut Grunewald. Gunung berapi Indonesia: Sebenarnya, fenomena ini sama sekali bukan disebabkan oleh lava.

Ia menambahkan: “Api biru juga dapat diamati di dasar awan letusan gunung berapi, saat terjadi ledakan abu. Api biru tersebut.” Fenomena ini hanya terlihat pada malam hari, meskipun terjadi secara terus-menerus.

Fenomena ini telah menjadi topik berbagai film dokumenter selama bertahun-tahun, sehingga semakin populer di kalangan wisatawan.