“Epidemi diam-diam penyakit gaya hidup membuat Nisargopachar semakin relevan dari sebelumnya: V-P”

“Epidemi diam-diam penyakit gaya hidup membuat Nisargopachar semakin relevan dari sebelumnya: V-P”

“Epidemi diam-diam penyakit gaya hidup membuat Nisargopachar semakin relevan dari sebelumnya: V-P”

Taruhan bola – Wakil Presiden C.P. Radhakrishnan pada hari Minggu mengatakan bahwa Nisargopachar Ashram menjadi sangat relevan saat ini di tengah merebaknya penyakit gaya hidup yang seringkali tak terdeteksi.

“Nisargopachar Ashram bukan sekadar sebuah lembaga, melainkan sebuah gerakan, filosofi, dan cara hidup,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam perayaan Hari Jadi ke-81 Nisargopachar Ashram Uruli Kanchan. Menjelaskan Ashram sebagai perwujudan hidup dari visi Mahatma Gandhi tentang kehidupan sederhana, disiplin, dan harmonis dengan alam, Radhakrishnan mengatakan bahwa pesannya jauh lebih relevan hari ini daripada saat didirikan delapan dekade lalu. Acara tersebut juga menandai peluncuran buku ‘Secrets of Our Happiness’, yang ditulis oleh Dr Narayan G.

Hegde, Ketua Pengurus Nisargopachar Gram Sudhar Trust, oleh Wakil Presiden. Gubernur Maharashtra Jishnu Dev Varma, Wakil Ketua Rajya Sabha Harivansh Narayan Singh, Wakil Menteri Utama Sunetra Pawar, dan Wakil Ketua Dewan Legislatif Maharashtra Neelam Gorhe termasuk di antara mereka yang hadir. Radhakrishnan mengenang bahwa Gandhi meyakini alam sebagai penyembuh terbesar dan bahwa penyembuhan sejati Di baliknya terdapat kesederhanaan, disiplin, dan hidup selaras dengan alam.

Dikatakan bahwa ada dua orang yang layak mendapatkan rasa terima kasih bangsa ini ketika membicarakan Ashram ini – Gandhi, yang merumuskannya, dan petani yang menyumbangkan tanahnya untuk tujuan mulia ini. “Apa yang diwakili oleh Ashram 80 tahun yang lalu kini menjadi seribu kali lebih relevan hari ini,” katanya. Menyoroti epidemi diam-diam yang semakin meluas, Wakil Presiden menyoroti peningkatan mengkhawatirkan penyakit gaya hidup, termasuk diabetes, hipertensi, obesitas, dan gangguan terkait stres.

Ia menekankan bahwa kesehatan bukan sekadar ketiadaan penyakit, melainkan keadaan kesejahteraan fisik, mental, dan spiritual yang utuh, dan menyerukan kepada masyarakat untuk mengadopsi nutrisi seimbang, aktivitas fisik teratur, ketenangan mental, serta gaya hidup yang selaras dengan alam. Ia juga mencatat bahwa Yoga dan naturopati bukanlah alternatif bagi kedokteran modern, melainkan pelengkap yang kuat baginya, dan menggambarkan sistem kesejahteraan tradisional India sebagai hadiah yang tak ternilai bagi dunia. Mengenai pertanyaan tentang kebahagiaan, tema buku yang diluncurkan pada kesempatan tersebut, Radhakrishnan adalah.

“Dengan begitu banyak uang, orang-orang tidak tahu bagaimana cara menjadi bahagia. Dalam keluarga yang harmonis, benturan ego yang tidak perlu justru memicu perselisihan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kesuksesan materi hanya membawa kepuasan sampai batas tertentu, dan bahwa kepuasan sejati berasal dari kesederhanaan, kemampuan beradaptasi dengan orang lain, serta kedamaian batin.

Cerita berlanjut di bawah iklan ini “Ketika individu sehat, keluarga menjadi kuat; ketika keluarga kuat, masyarakat makmur; dan ketika masyarakat makmur, bangsa bangkit,” katanya, menambahkan bahwa dengan semangat tersebut, visi Viksit Bharat dapat tercapai bahkan sebelum 2047. Tujuan, katanya, bukan hanya India yang berkembang, tetapi Swasth Bharat. Gubernur Jishnu Dev Varma mengucapkan selamat kepada Ashram atas delapan dekade pelayanannya dan menyoroti kontras yang mencolok antara lanskap kesehatan India pada masa kemerdekaan, ketika harapan hidup hanya 32 tahun, dan hari ini, ketika angka tersebut mencapai sekitar 72 tahun.

Namun, ia memperingatkan bahwa penyakit gaya hidup kini menjadi tantangan serius, dengan India sering disebut sebagai ibu kota diabetes dunia. Ia mengusulkan untuk menciptakan program serupa ashram naturopati di seluruh negeri dan, dalam kapasitasnya sebagai Rektor 29 universitas negeri, mendesak Ashram untuk bekerja sama dengan universitas-universitas guna mendirikan pusat kesehatan di kampus-kampus serta mengembangkan tenaga kerja terampil untuk terapi seperti Panchakarma. Wakil Ketua Rajya Sabha, Harivansh Narayan Singh, mengenang hubungan pribadi yang mendalam antara Gandhi dengan Uruli Kanchan, dengan mencatat bahwa Gandhiji, untuk menjalani perawatan, pernah tinggal bersama pelopor naturopati Dr.

Dinshah Mehta pada tahun 1944 dan kembali pada tahun 1946. Ia juga memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh seperti Manibhai Desai dan Balkoba Bhave atas peran mereka dalam meneruskan misi Ashram. Buku tersebut, katanya, membahas kebutuhan mendesak zaman kita, bahwa meskipun ada kelimpahan materi, orang-orang saat ini mencari kebahagiaan sejati, dan semakin sulit menemukannya.