Kemenag: Ketinggian Bulan Sabit di Indonesia Belum Memenuhi Kriteria MABIMS
Slot online terpercaya – Anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Cecep Nurwendaya menjelaskan bahwa ketinggian bulan sabit di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).
Dalam seminar menjelang Sidang Isbat Hijriyah 1447 di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis, Cecep menjelaskan bahwa ketinggian bulan sabit di Indonesia berkisar antara 0⁰ 54′ 27″ (0,91⁰) hingga 3⁰ 07′ 52″ (3,13⁰), dengan elongasi pada 4⁰ 32′ 40″ (4,54⁰) hingga 6⁰ 06′ 11″ (6,10⁰).
Mengacu pada kriteria MABIMS, awal bulan Hijriyah atau Kamariah ditentukan jika bulan sabit memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi atau jarak sudut antara kedua benda langit tersebut mencapai 6,4 derajat.
“Jika kurva digabungkan, di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak memenuhi kriteria awal bulan lunar MABIMS,” kata Cecep seperti dikutip ANTARA, Kamis, M 19 Maret.
Oleh karena itu, lanjutnya, 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026 berdasarkan ilmu hisab astronomi.
Namun, metode tersebut harus dikonfirmasi kembali melalui pengamatan bulan (rukyatul hilal) yang dilakukan di 117 lokasi di Indonesia, yang hasilnya akan dibahas bersama dalam sidang isbat.
“Kesimpulannya, semua ibu kota provinsi di Republik Indonesia dan Sabang tidak memenuhi kriteria MABIMS (terkait) pada awal bulan Syawal 1447 Hijriah,” katanya.
Cecep menekankan bahwa kedua syarat ketinggian hilal dan elongasi harus terpenuhi, karena ketinggian ini dipengaruhi oleh cahaya merah atau warna senja yang muncul di cakrawala barat setelah matahari terbenam (maghrib) hingga malam atau shafaq.
“Semakin rendah posisinya, cahaya matahari terbenam akan mengaburkan, sehingga mengalahkan cahaya hilal yang lemah; semakin tinggi (posisi hilal), pengaruhnya semakin kecil.
Kemudian, elongasi menyebabkan ketebalan dan ketipisan hilal. Jika hilal berada di atas.” “Dengan sudut 6,4 derajat, hilal berpotensi memenuhi kriteria visibilitas,” kata Cecep Nurwendaya.
Versi bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, Arab, dan Prancis dihasilkan secara otomatis oleh AI. Oleh karena itu, mungkin masih terdapat ketidakakuratan dalam terjemahan; mohon selalu mengacu pada bahasa Indonesia sebagai bahasa utama kami. (sistem didukung oleh DigitalSiber.