Indonesia menyelidiki dampak kesehatan akibat paparan bahan kimia di Cilegon.
Liga335 daftar – Indonesia menyelidiki dampak kesehatan paparan bahan kimia di Cilegon
Kementerian Lingkungan Hidup sedang melakukan studi mendalam dan konsultasi ilmiah terkait dampak paparan asam nitrat (HNO3) terhadap warga yang terkait dengan insiden di PT Vopak Terminal Merak, Cilegon, Banten.Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan studi ini sangat penting untuk memastikan bahwa dampak kesehatan masyarakat ditangani secara komprehensif dan adil.”Asam nitrat, yang sangat korosif, dapat terurai menjadi nitrat.
Kami akan menyelidiki sejauh mana dampaknya terhadap individu yang terpapar,” ujarnya pada Rabu. Ia menekankan bahwa pihak usaha yang bertanggung jawab atas paparan terhadap 56 warga tidak dapat dibebaskan dari tanggung jawab dan akan menghadapi tuntutan pemerintah. Kantornya akan melakukan tinjauan tambahan jika penanganan saat ini dianggap tidak memadai dalam memberikan keadilan bagi masyarakat setempat.
Nurofiq menyatakan bahwa penyelidikan akan mencakup studi teknis dan konsultasi ahli untuk menghitung Dampak lingkungan berdasarkan durasi dan luasnya paparan. Kementerian juga mengindikasikan kemungkinan penyelesaian gugatan melalui mediasi tanpa menghentikan proses hukum yang sedang berlangsung. Ia menambahkan bahwa pendekatan ini diwajibkan oleh undang-undang untuk menyeimbangkan pemulihan lingkungan dengan perlindungan kesehatan masyarakat.
Pada 31 Januari, asap tebal berwarna cokelat kekuningan yang diduga berasal dari pabrik penyimpanan kimia menyebabkan kepanikan di kalangan warga kawasan Cikuasa.Asap dan bau menyengat tersebut menyebabkan masalah kesehatan seperti pusing dan mual, yang memerlukan perawatan medis di Pusat Kesehatan Masyarakat Pulomerak. Kepala Kepolisian Cilegon, Komisaris Besar (AKBP) Martua Raja Taripar Laut Silitonga, menjelaskan bahwa insiden tersebut tidak disebabkan oleh kebocoran instalasi, melainkan oleh proses pembersihan pipa.
Proses ini melibatkan reaksi kimia di mana asam nitrat didorong oleh gas nitrogen menuju scrubber. Cairan tersebut kemudian bercampur dengan minyak dasar dalam wadah; saat tutup wadah dibuka, gas bercampur dengan ora Asap muncul. Menurut data dari Badan Lingkungan Hidup Kota Cilegon, hasil uji laboratorium kualitas udara pada 2 Februari menunjukkan kadar oksigen sebesar 20,9 persen, masih dalam batas aman antara 19,5 persen dan 23,5 persen.
Sementara itu, kadar hidrogen sulfida (H2S) terukur sebesar 0,6 ppm, jauh di bawah batas bawah 10 ppm dan batas atas 20 ppm. Tingkat karbon monoksida (CO) tercatat sebesar 1,9 ppm, di bawah ambang batas 35–70 ppm.