i2C, mobil nasional Indonesia, dikembangkan dengan teknologi dan desain lokal.
Slot online terpercaya – Di Mobil, Berita Internasional / oleh / 24 Juli 2025 13:52 Berikut ini informasi lebih lanjut tentang i2C, mobil nasional terbaru Indonesia. Mobil ‘Mobil Asli Indonesia’ (itulah arti dari i2C) akan debut dalam bentuk model tanah liat skala 1:1 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, dan perusahaan di baliknya adalah PT Teknologi Militer Indonesia (TMI), yang bergerak di bidang peralatan militer. Menurut deskripsi ‘tentang kami’ di situs webnya, TMI adalah ‘platform strategis untuk akuisisi teknologi inovatif guna meningkatkan sektor pertahanan dan keamanan nasional, serta integrator sistem untuk sistem manajemen pertempuran/perang yang mengimplementasikan pengembangan teknologi militer canggih’, dan bagian produknya mencantumkan sistem pertahanan udara, darat, dan laut.
Produk pertama i2C akan berupa SUV besar berbasis platform mitra asing yang identitasnya belum diungkapkan. Seperti yang diungkapkan dalam posting awal kami, TMI telah melibatkan Italdesign untuk desain, tetapi studio desain Italia terkenal ini hanya berperan sebagai. Memberikan saran dan masukan teknis.
“Para desainernya adalah orang Indonesia. Kami hanya meminta saran dari Italdesign,” kata Presiden dan CEO TMI, Harsusantu, kepada Kompas. Ia menambahkan bahwa perusahaan Italia tersebut juga memberikan masukan teknis dan akses ke basis data desain global, serta bahwa TMI bekerja sama dengan universitas-universitas Indonesia dan desainer lokal.
Para pihak di balik mobil nasional terbaru Indonesia mengklaim bahwa SUV listrik tujuh penumpang i2C akan menjadi mobil pertama yang sepenuhnya dikembangkan dengan hak kekayaan intelektual (HKI) milik Indonesia. Dikatakan bahwa lima desainer lokal merancang mobil ini dari nol dengan pendekatan budaya Nusantara. Menurut TMI, fokus i2C tidak hanya pada desain, tetapi juga kesiapan produksi.
“Semua desain mempertimbangkan ketersediaan alat produksi dan rantai pasok lokal agar biaya produksi tidak melambung,” kata kepala TMI, sambil menegaskan bahwa meskipun baterai dan motor SUV berasal dari vendor global, sistem integrasi dan perangkat lunak Platform tersebut sedang dikembangkan oleh tim i2C agar hak kekayaan intelektual (IP) milik Indonesia. TMI menyatakan akan membangun 40 hingga 50 prototipe untuk uji tabrak dan kelayakan produksi, dibantu oleh simulator digital. Mereka menargetkan produksi massal pada akhir 2027 atau awal 2028, dengan harga target di bawah Rp 500 juta (RM129.
531). Sebagai ringkasan, mobil donor i2C masih menjadi misteri, tetapi kemungkinan besar berasal dari perusahaan China, karena perusahaan tersebut mengutip jangkauan CLTC 617 km dari baterai NMC 83,4 kWh. Ada satu motor belakang yang menghasilkan 204 PS dan torsi 310 Nm (angka yang sama dengan BYD Atto 3), yang mampu mendorong SUV besar ini dari 0-100 km/jam dalam waktu perkiraan 9,1 detik.
Kecepatan maksimum adalah 200 km/jam. Untuk pengisian daya, i2C mengutip kecepatan maksimum 150 kW DC dan 11 kW AC. Bagaimana pendapat Anda tentang desain dan spesifikasi awal SUV i2C?
Bagaimanapun, dua mobil nasional Indonesia lainnya baru-baru ini diumumkan – Aletra L8 dan Polytron G3. Aletra adalah versi rebadged dari Livan Maple 80V L, w Yang pada dasarnya adalah Geely Jiaji EV, sementara Polytron adalah Skyworth EV6 SUV. GALERI: Konsep i2C di GIIAS 2025 GALERI: Gambar resmi konsep i2C Ingin menjual mobil Anda?
Jual melalui Carro.