Indonesia Rampungkan Peninjauan 52 Cabang Olahraga Jelang SEA Games 2025
Liga335 daftar – TEMPO Interaktif, Jakarta – Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Surono, mengatakan pihaknya telah selesai melakukan sinkronisasi dan peninjauan ulang terhadap cabang-cabang olahraga yang akan dikirim ke SEA Games 2025 di Thailand. Proses ini berakhir pada 31 Oktober 2025. “Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan setiap cabang olahraga berpeluang meraih medali emas,” kata Surono di Kantor Kemenpora di Jakarta pada Kamis, 6 November 2025.
Menurut dia, kementerian memanggil pengurus cabang olahraga dan melakukan peninjauan secara terus menerus terhadap hasil pemusatan latihan nasional (pelatnas). “Kami memanggil cabang-cabang olahraga, mereview, dan kemudian melakukan sinkronisasi hasil pemusatan latihan secara terus menerus tanpa terputus,” katanya. Surono menjelaskan bahwa pemusatan latihan nasional telah berjalan selama beberapa bulan terakhir, khususnya untuk cabang-cabang olahraga yang akan dipertandingkan di SEA Games.
Sejauh ini, 52 cabang olahraga telah menjalani Dalam proses peninjauan tersebut, ada empat cabang olahraga yang telah direview, bertambah empat cabang dari sebelumnya yang berjumlah 48. Ia menyebutkan bahwa proses peninjauan antara pengurus cabang olahraga dan tim peninjau Kemenpora berlangsung cukup alot. Tim tersebut terdiri dari praktisi dan pakar olahraga, serta perwakilan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
“Sejak 31 Oktober lalu, semuanya sudah dikaji. Meski prosesnya cukup panjang dan penuh dengan diskusi,” kata Surono. Meski diwarnai perdebatan, Surono mengklaim bahwa hasil akhirnya positif.
Ia mengatakan bahwa baik pengurus besar cabang olahraga maupun tim peninjau sama-sama optimis bahwa kontingen Indonesia akan meraih sukses besar di Thailand. “Intinya, kami optimis mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia,” katanya. Namun, Surono belum dapat mengungkapkan target perolehan medali di ajang tersebut.
Tim peninjau saat ini tengah menganalisa potensi medali dari masing-masing cabang olahraga. “Untuk cabang olahraga yang terukur, datanya lebih mudah dilacak. Tapi untuk cabang olahraga beregu dan bela diri yang dinilai oleh wasit, lebih sulit,” katanya.
Menurut Surono, salah satu tantangan tim adalah menghitung probabilitas meraih emas, perak, atau perunggu di cabang olahraga beregu. “Ini masih kami proses,” katanya. Ia juga menyebutkan bahwa beberapa cabang olahraga tidak akan dipertandingkan di Thailand, meskipun sebelumnya telah menyumbangkan 87 medali emas dan membantu Indonesia menjadi juara umum di SEA Games 2023.
“Dari cabang-cabang tersebut, kita akan kehilangan sekitar 41 medali emas,” katanya. Meski kehilangan beberapa event, Surono melihat ada peluang baru dari cabang-cabang olahraga yang tidak akan dipertandingkan di Kamboja tetapi akan dipertandingkan di Thailand. “Dari situ, ada potensi tambahan 32 medali emas,” katanya.
Dengan mempertimbangkan semua faktor tersebut, Kementerian Olahraga menargetkan 78 medali emas di SEA Games 2025. “Untuk mempertahankan posisi ketiga, kami membutuhkan untuk memperoleh setidaknya antara 13,84 hingga 15,90 persen dari total sekitar 577 medali emas yang diperebutkan,” kata Surono.