Indonesia akan membentuk KEK pariwisata kesehatan kelas dunia

Indonesia akan membentuk KEK pariwisata kesehatan kelas dunia

Indonesia akan membentuk KEK pariwisata kesehatan kelas dunia

Slot online terpercaya – Indonesia akan membangun KEK pariwisata kesehatan kelas dunia
Indonesia menargetkan untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pertama untuk kesehatan dan pariwisata di daerah Sanur, Bali, yang akan mengintegrasikan kedua sektor tersebut dan untuk lebih memantapkan arsitektur perawatan kesehatan di Indonesia.Dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu, proyek tersebut dilaksanakan di bawah kerja sama antara PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Injourney), melalui anak perusahaannya PT Hotel Indonesia Natour, dan Indonesia Healthcare Corporation (IHC). Kawasan KEK untuk kesehatan dan pariwisata menjadi salah satu program prioritas Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipamerkan dalam acara BUMN International Conference: Driving Sustainable & Inclusive Growth yang diselenggarakan bulan lalu sebagai bagian dari Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) Road to G20.

Menteri BUMN Erick Thohir meyakini bahwa pengembangan KEK Kesehatan dan Pariwisata Sanur akan meningkatkan perekonomian baik di tingkat nasional maupun daerah. “Ini memiliki potensi yang cukup besar. Oleh karena itu, hal ini dapat menjadi prioritas untuk menghidupkan kembali kegiatan pariwisata di Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa proyek ini juga akan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, karena memungkinkan mereka untuk berobat di dalam negeri, dengan penyediaan layanan kesehatan kelas dunia yang serupa dengan yang mereka cari di luar negeri. “Pengembangan KEK Sanur diproyeksikan dapat menjadi tujuan dari empat persen hingga delapan persen masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri.Sekitar 123-240 ribu pasien diproyeksikan akan berobat ke KEK Sanur pada tahun 2030.

“Data menunjukkan bahwa penduduk Indonesia merupakan kontributor utama pariwisata medis di kawasan ini, dengan lebih dari dua juta warga negara yang melakukan perjalanan ke luar negeri pada tahun 2019 untuk mendapatkan layanan kesehatan senilai US $ 6 miliar,” tulis pernyataan tersebut. Sebagai investasi baru, KEK Sanur diperkirakan akan menyerap sekitar 43 ribu tenaga kerja, dan pada tahun 2045, diharapkan dapat menambah total pendapatan devisa hingga US $ 1,28 miliar. y, proyeksi peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali diperkirakan akan mencapai 24,6 persen selama periode 2020-2024, dan pertumbuhan pariwisata medis di Asia Tenggara diproyeksikan mencapai sekitar 18 persen pada periode yang sama.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia Heath Corporation (IHC) mengatakan bahwa KEK Sanur akan memberikan layanan kesehatan berkualitas tinggi dan terintegrasi berstandar internasional dengan perawatan medis terkini.IHC, sebagai holding rumah sakit BUMN, menaungi 75 rumah sakit dan 143 klinik di seluruh Indonesia.KEK Sanur dibangun di atas lahan seluas 41,26 hektare milik PT Hotel Natour Indonesia, dengan nilai investasi mencapai US$664 juta.

Sebagai upaya untuk mengintegrasikan layanan kesehatan dengan pariwisata, proses revitalisasi infrastruktur pariwisata yang sudah ada di KEK Sanur juga akan dilakukan, termasuk meningkatkan rating kelas hotel, dari bintang 4 menjadi bintang 5. “Proses revitalisasi ini akan semakin meningkatkan nilai tambah KEK Sanur yang mengusung konsep convention center. engan layanan end-to-end yang terintegrasi.

Dengan demikian, dapat semakin menarik minat masyarakat yang mencari layanan medis kelas dunia saat berwisata ke Bali,” jelas Presiden Direktur Injourney, Dony Oskaria. Revitalisasi ini akan mencakup Hotel Grand Inna Bali Beach Tower, Grand Inna Bali Beach Garden, dan pembangunan Convention Center berkapasitas lima ribu orang.

Pewarta: Aria Cindyara